139. Dying inside

Posted: 10 Desember 2011 in Catatan Runa ᔝ, Renungan Untuk Kita
Tag:, ,

Puluhan tahun yang lalu, di sebuah desa di California ada seorang
tua, pekerjaan beliau adalah tukang asah pisau keliling. Setiap hari
orang tua tersebut berkeliling dari rumah ke rumah untuk menawarkan
jasanya. Beliau berkeliling sambil membunyikan lonceng kecil, untuk
menarik perhatian orang.

Pada awalnya, banyak sekali orang yang memanfaatkan jasa beliau.
Setiap hari selalu ada saja orang yang mengasahkan pisau ataupun
gunting mereka ke orang tua tersebut. Dengan pekerjaan mengasah
pisau, orang tua tersebut bisa menghidupi keluarganya.

Tahun demi tahun berlalu, jaman semakin modern dan membuat segalanya
menjadi praktis. Demikian juga, pisau-pisau maupun gunting-gunting
yang ada di pasaran semakin berkualitas dan murah. Sehingga perlahan-
lahan tidak ada lagi orang yang mengasahkan pisau atau guntingnya.
Mereka lebih memilih untuk membeli yang baru daripada mengasahkannya.

Akibatnya, tidak ada lagi orang yang membutuhkan jasa orang tua si
pengasah pisau tersebut. Tetapi setiap hari orang tua tersebut tetap
berkeliling seperti biasa, dengan harapan masih ada orang yang mau
memanfaatkan jasanya.

Awalnya, orang tua tersebut masih bersemangat. Tapi lama-kelamaan,
semangatnya semakin kendur karena dia merasa tidak ada lagi orang
yang membutuhkan dia. Waktu berlalu, akhirnya tidak lama, orang tua
tersebut meninggal. Ada yang mengatakan bahwa orang tua tersebut
meninggal karena kanker. Tapi sebenarnya apa yang menyebabkan orang
tua tersebut meninggal?

Apa yang akan Anda rasakan bila tidak ada lagi orang yang membutuhkan
Anda?
Anda akan merasa “dying inside!”.

Menurut teori kebutuhan Abraham Maslow, kebutuhan manusia yang paling
tinggi adalah aktualisasi diri. Anda akan merasa sangat berarti bila
Anda dibutuhkan oleh banyak orang. Oleh karena itu, buatlah sesuatu
yang dapat membuat diri Anda dibutuhkan, kembangkan potensi diri Anda!

Iklan
Komentar
  1. FIRUS 1/2 ERROR berkata:

    Run, dulu aku merasa kalau aku ini hanya orang yang bisanya merepotkan orang lain saja, sampai akhirnya aku merasa kalau aku ini tidak di butuhkan orang lagi, dan itu membuatku stress yang akhirnya mau bunuh diri, tapi di saat bersamaan aku memelihara seekor anak kucing, ,, ,,
    Dan kucing itu tiap hari selalu menghiburku dengan tingkah lakunya, dan akupun senang dengannya, sedikit demi sedikit masalahkupun bisa terlupakan, ,, ,,
    Tapi Ada kejadian di saat aku merasa down banget, aku hampir sudah berpikir mau mati saja, dan itu membuatku lupa akan segalanya sampai kucingku yang kupeliharapun kulupakan, tapi saat mendengar suara kucing yang kelaparan tadi, aku merasa sedih sekali karna aku sudah berpikir mau bunuh diri, dan melupakan kelucuan dari si kucing tadi, ,, ,,
    Akupun berpikir, walaupun orang lain tidak membutuhkanku setidaknya kucing yang selalu menemaniku inilah yang memerlukan keberadaanku, akupun merasa jadi orang yang berguna lagi walaupun hanya sebatas oleh seekor kucing, ,, ,,

    Wkwkwkwkwkwkw, T,T harau kakayak itu tiap harinya, nembak binian di tolak tarus, marganya muha kada bungas, awak ganal sing lamakan, jdnya orang takutan barataan malihat aku, di kiranya aku jin klo ah, wkwkwkwk

  2. Emily Durham z berkata:

    Belum lagi keseimbangan yang harus kujaga dengan ibuku yang sedikit banyak pastilah memiliki rasa cemburu dengan kebersamaanku bersama orang lain.

  3. Banyak orang tua merasa bangga bila putra putrinya dapat kesempatan belajar pada sekolah atau perguruan tinggi ternama.

  4. Falzart Plain berkata:

    hmmmm…. menjadi orang yang dibutuhkan… bukan berarti menjadi orang yang selalu dimanfaatkan seenaknya kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s