94. Cerita Si Tukang Cukur

Posted: 11 April 2011 in Catatan Runa ᔝ, Renungan Untuk Kita
Tag:, , ,

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang,” Saya tidak percaya Tuhan itu ada”. “Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen. “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana , di jalanan…. untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.” Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar mlungker-mlungker- istilah jawa- nya”, kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat. Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.” Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”. “Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!” “Tidak!” elak si konsumen. “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana “, si konsumen menambahkan. “Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur. ” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri. “Cocok!”-kata si konsumen menyetujui.” Itulah point utama- nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi… orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.” Si tukang cukur terbengong !!!! mungkin ini cerita lama…..namun ga ada salahnya kalo di tampilkan kembali bersikap pro-aktif terhadap hidup kita, maka kita akan cepat mendapat jawaban dari setiap rahasia hidup ini

Iklan
Komentar
  1. cold4hands berkata:

    setuju sama bro firus dibawah, bro fenyot gokil, ahahahaha!, tapi cerita bro runa juga sangat menginspirasi, pernah denger sih, cuman ini mengingatkan saya bahwa usaha lebih penting daripada mengeluh, hehe!,

    (atau sis?) masih bingung ini aku runa cewek apa cowok?, (diragukan .red) haha becanda!,

    aduh aduh d sangka cowo mulu

  2. indra gunawan berkata:

    nice…. Run

    🙂 makasih

  3. 1noel berkata:

    yap..yap..yap..

    yoee

  4. Firus by Hacker© berkata:

    sambungan comentar sebelumnya huahahahahahahahahahahaahahahahahaha, .. ..ahahahahaahahahahahahahahahahaahahahahahahahahahahaahahahahahahahahahahaahahahahahahahahahahaahahahahahahahahahahaahahahahahahahahahahaahahahahahahahahahaha

  5. Firus by Hacker© berkata:

    sepertinya comentar fenyot mengalahkan isi postingan yang sebenarnya deh, .. ..

    Dalam hal gokil, huahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahah, lucu fenyot, .. ..
    Itu guru bisa stress permanen kalau begitu kejadiannya, huahahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahhahah

  6. fenyot berkata:

    ini jg ada ☞ buguru streez

    Hari pertama nan indah di sebuah TK
    yang
    diasuh oleh seorang Ibu guru Lisa yang berjiwa
    Komunis.
    Ibu Guru ini mulai memasuki kelas Nol3, Dan Ia
    mulai mengajar kepada anak-anak TK tersebut
    tentang Faham
    Atheisme (Faham Tidak Bertuhan).
    Ia mulai mengambil sebuah penghapus papan
    tulis, dan
    mulai berkata pada anak-anak TK di kelasnya itu:
    ” Anakanak penghapusan papan tulis ini kelihatan
    ngak???”, sambil tangannya mengacung-
    acungkan hapusan
    di depan kelas…
    “KELIHATAAAAAN !!!”, kata anak2 TK serempak dan
    bersemangat.
    “Yang terlihat menunjukan Keber-ada-an maka,
    Kalau
    penghapus ini kelihatan artinya penghapus ini
    ada ngaaak?”, tanyanya lagi kepada murid
    muridnya: “ADAAAAAAAA!!”, kata anak2 itu penuh
    semangat.
    Kemudian ia mulai menaruh penghapus papan
    tulis di
    meja. Ia lalu mengambil sebuah kapur putih. Kemudian berkata kembali pada murid-
    muridnya:
    “Anakanak KAPUR ini kelihatan ngaak???”, sambil
    tangannya kembali mengacungkan kapur di
    depan kelas.
    “KELIHATAAAAAN !!!”, kata anak2 TK serempak dan
    bersemangat.
    “Nah !! Kalau kapur ini terlihat berarti kapur ini
    ada…ngaaak?”, tanyanya lagi kepada murid –
    muridnya.
    “ADAAAAAAAA!!”, kata anak2 semangat tanpa tedeng
    aling2.
    Lalu sang guru mulai memasukan doktrin2
    komunismenya
    kepada anak-anak TK tersebut.
    “ANAKANAK ! TUHAN ITU KELIHATAN…..NGGAK????”
    Tanyanya lebih semangat kepada anak-anak
    muridnya.
    “NGAAAAAK!!”, teriak anak2 murid langsung
    dengan
    polosnya. “BERARTI TUHAN ITU. ADA GAAAAAAK????” tanya
    Ibu Guru
    lagi bersemangat.
    “NGAK ADAAAAAAAA!!”, kata anak2 bersemangat
    tanpa
    mikir panjang. Dipojok belakang kelas tiba2 berdiri Azis anak
    murid
    yang paling badung dan termasuk yang paling
    nakal..
    Lalu ia mulai berjalan dengan gagah dan sok
    tahu ke depan kelas. Kemudian dia berkata lantang
    didepan
    kelas: “KAWAN-KAWAN OTAK IBU GURU
    KELIATAN..NGGAAK???”
    tanyanya pada teman-temannya sekelas.
    “NGAAAAAK!!”. teriak teman-temannya sekelas langsung
    dengan suara yang paling keras dari yang tadi.
    Kemudian ia bertanya lagi:
    “BERARTI OTAK IBU GURU ADA NGGAAAAAK ? ? ?

    “NGGAAAKKKK”, jawab teman-temannya. Bu Guru, “@#%$*&!???”

  7. bun6a berkata:

    Lucu sobat oya keblogku jg ea hehe

  8. Arumaarifu berkata:

    Ya rabb maafkan hamba jika hamba merenggangkan hubungan kita… Astaghfirullah… Thnks run bwt postingan ini…

  9. angga SDP berkata:

    manatap sist… Wajkakakakakkaa

  10. Agung Putra berkata:

    ketigax cukup
    bagus tuh, perkataan tukang cukur sendiri jawaban keraguannya :thumbup:

  11. keren bgt run,
    Cerita ini pernah one dengar dari guru sosiologi one,
    Heheheh

    di ulang lagi way, biar ingat wkwkwkwk

  12. amankan pertamax,
    Hahahah,
    Setelah itu baca postingannya

    okey bro xixi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s