91. Sebegitu Sulitkah Hidup Ini?

Posted: 7 April 2011 in Catatan Runa ᔝ, Renungan Untuk Kita
Tag:, ,

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng- interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik. Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/ diambil kerja di tempatnya. Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja. Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?” Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah. Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur. ” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.” Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja. Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya? ” Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah. ” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam. ” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. ” Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .” Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat. Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan”dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat. Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja. Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita,hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.” Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja. Membaca tulisan diatas… kita bisa memahaminya dengan 2 cara. Cara pertama : “Ah… itu khan hanya tulisan saja… teori, tapi prakteknya sulit.” Cara kedua : “Jika orang lain bisa melakukannya, maka saya pun pasti bisa jika mau berusaha.” So….. Bagaimana dengan kita?

Iklan
Komentar
  1. Ann berkata:

    Terima kasih sudah diingatkan kembali

    sama2 ^_^

  2. firus by hacker berkata:

    soul my sold, .. ..
    You want to be shot, .. ..

  3. Erick MK berkata:

    hemm..
    Idem aja.

    cumi kak haha

  4. Arumaarifu berkata:

    wuiiih….. Kerja Keras dan Pelihara Kebiasaan Baik… pasti sukses….

    iya tuh hehe

  5. yu50f berkata:

    Hidup adalah perjuangan???
    Bener gak sih ………..

    kenapa harus ragu?! 😀 jawabannya pasti ya

  6. dhahnd371 berkata:

    hidup ini mudah,,

    semudah yg kita pikirkan 🙂

  7. Rifaz berkata:

    siplah,

    mulailah dari hal-hal kecil dan sepele untuk mnuju pada kesusksesan dan pengoptimalan pencapaian.

    tapi susah untuk menjadi sempurna karen allohlah yang paling sempurna.

    kan ga harus sempurna kak 🙂

  8. fitr4y berkata:

    berarti kita gak usah bawa barang bnyak2, 🙂

    iyah kak, berat soalnya hehe

  9. Agung Putra berkata:

    akan dicoba dipraktekin. Kalo membaca aja gaada habisnya
    nitip ya
    http://agung1402.wordpress.com/2011/04/07/kelulusan-tk

    smoga berhasil ^_^

  10. sesulit apapun hidup, selama pikiran kita trbuka, semua pasti ada jalannya

    tumben pinter way wkwkwk

  11. dwisty berkata:

    Semakin tinggi memanjat pohon semakin deket pula buahnya,intinya semakin kita kerja keras semakin deket hasil yang kita akan dapatkan.
    Bener brai..kita harus berusaha!!

    yosh.!! Semangat 45

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s