81. Gema di Gunung

Posted: 30 Maret 2011 in Catatan Runa ᔝ, Renungan Untuk Kita
Tag:, , ,

Seorang bocah mengisi waktu
luang dengan kegiatan mendaki
gunung bersama ayahnya. Entah
mengapa, tiba-tiba si bocah
tersandung akar pohon dan jatuh.
“Aduhh!” jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan.
Si bocah amat terkejut, ketika ia
mendengar suara di kejauhan
menirukan teriakannya persis
sama, “Aduhh!”. Dasar anak-
anak, ia berteriak lagi, “Hei! Siapa kau?” Jawaban yang terdengar,
“Hei! Siapa kau?” Lantaran kesal
mengetahui suaranya selalu
ditirukan, si anak berseru,
“Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia
terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan
serupa. Ia bertanya kepada sang
ayah, “Apa yang terjadi?” Dengan
penuh kearifan sang ayah
tersenyum, “Anakku, coba
perhatikan.” Lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!”
Suara di kejauhan menjawab,
Saya kagum padamu!” Sekali lagi
sang ayah berteriak “Kamu sang
juara!” Suara itu menjawab,
“Kamu sang juara!” Sang bocah sangat keheranan, meski demikian
ia tetap belum mengerti. Lalu
sang ayah menjelaskan, “Suara itu
adalah gema, tapi sesungguhnya
itulah kehidupan.”
Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan
tindakanmu. Dengan kata lain,
kehidupan kita adalah sebuah
pantulan atau bayangan atas
tindakan kita. Bila kamu ingin
mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di
dalam hatimu. Bila kamu
menginginkan kebaikan selalu
menyelimutimu, ya sering-sering
lah berbuat kebaikan. Hidup akan
memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan
kepadanya. Ingat, hidup bukan
sebuah kebetulan tapi sebuah
bayangan dirimu.
Jika kita suka mengolok orang,
maka jangan heran bila suatu saat kita juga akan di olok orang lain
Jika kita suka mengumpat, maka
suatu saatpun kita akan jadi
bahan umpatan
Jika kita selalu menghina, maka
hinaanpun akan datang kepada kita
Untuk itu selalulah berusaha
menyebarkan hal-hal yang positif,
maka nantinya kita juga akan
menuai sesuatu yg positif juga

Iklan
Komentar
  1. firus by hacker berkata:

    hanya menangis, .. ..

  2. firus by hacker berkata:

    memang sudah kalah, bahkan sebelum perang baru sekedar niat, .. ..

    Huahaha, (stress)

    rsj dah penuh 😮 jgn d tambah2 lg

  3. firus by hacker berkata:

    aku hanya sebatas mimpi, .. ..

    Makasih, miss runna, .. ..
    Makasih, makasih, .. .. (sedih)

    jiahh kalah sebelum bertarung neh

  4. Agung Putra berkata:

    makna yang dalam ya dari sebuah gema
    nitip lapak ya, kalo gak suka edit aja
    http://agung1402.wordpress.com/2011/03/30/skdownloader-download-managernya-linux/

    iyap, silahkan g mslh 🙂

  5. seperti sebuah kaca yg memantulkan bayangan yang jujur, tanpa di poles,,

    salam 🙂

    iyup salam juga

  6. fitr4y berkata:

    berarti ketika marah kata2 yg keluar harus yg baik2, karena kata2 itu akan kembali pada kita.. 🙂

    ya mgkn, bs jg kmbli dlm bntk yg laen 🙂

  7. LIKE THIS run..
    Apa yg kau tanam, itulah yg kau dapat,
    Hehehe

    he’em ^manggut2

  8. borong pertamax dulu akh,,
    setelah pertamax aman, lalu baca postingan nya,
    Hahah

    xixi okeylah kalo begeto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s