73. Satu Jam Bersama Ayah

Posted: 25 Maret 2011 in Catatan Runa ᔝ, Renungan Untuk Kita
Tag:, ,

Ayah yang terlalu sibuk adalah seorang ayah
yang sangat larut dalam pekerjaannya. Setiap
hari ia berangkat sebelum anak-anaknya
bangun dan pulang setelah anak2nya
tertidur lelap.
Suatu hari anaknya yang berumur 5 tahun menunggunya sampe larut malam. Saat
melihat ayahnya pulang anak tersebut
langsung menghampiri ayahnya dan
bertanya, “Ayah bolehkah saya bertanya
sesuatu ?” mendapat pertanyaan tersebut
ayahnya segera menjawab, “Tentu saja, ada apa nak ?”
“Berapa penghasilan ayah per jam..?” tanya si
anak. Si ayah pun bertanya dengan penuh
keheranan, “Kenapa kau tanya sesuatu yang
tidak ada hubungannya denganmu ?”
Anak itu tak menjawab, tapi mendesak ayahnya dengan pertanyaan yang sama,
setelah dipaksa beberapa kali, akhirnya sang
ayah pun menjawab bahwa penghasilannya
perjam adalah seratus ribu rupiah. Si anak
pun bertanya kembali, “Bolehkah saya
minta uang lima puluh ribu rupiah dari ayah ?” dengan nada memohon.
Awal mulanya sang ayah keberatan, tapi
karena didesak terus menerus akhirnya sang
ayah memberikan juga uang tersebut kepada
anaknya sesuai dengan yang diminta.
Anak itu sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada ayahnya. Kemudian ia
pergi mengambil celengannya dan
mengeluarkan uang yang ada didalamnya.
Setelah dihitung seluruhnya berjumlah
seratus ribu rupiah, pas.
Kemudian anak itu berkata kepada ayahnnya, “Bolehkah saya membeli waktu
ayah satu jam ?” Dengan mata berkaca-kaca
ia melanjutkan, “Bisakah ayah besok pulang
lebih cepat dan menemani saya makan
malam ?” Nada anak itu sangat memilukan
dan menyentuh hati ayahnya yang paling dalam… By : Michaelson Sudahkah anda meluangkan waktu untuk
anak anda hari ini ?? Ingatlah bahwa anak
anda memerlukan ‘anda’ bukan cuma uang
anda.

Iklan
Komentar
  1. ean berkata:

    afwan bika ya abi, min kulli dzanbiy wa su_iy, wa kulli khilafiy,,

    wuih pinter b.arab rupanya hehe

  2. firus by hacker berkata:

    ayah, … …
    Aku, … …
    Minta maaf yang sebesar-besarnya, .. ..
    Tapi, .. ..

    hmm ga ush d lanjutin kalo ad yg mengganjal

  3. abank berkata:

    story yang bagus mas Runa 🙂
    pernah denger cerita ini dulu, tentang seorang anak yang pengen ‘beli’ ayahnya, pesan moralnya bagus bgt..

    keep blogging

  4. emdividi berkata:

    PREMIUM AJA

    telat wkwk

  5. ipanapi berkata:

    ayhku malah sering drmh abes plg krja diajak ini itu mikir dulu..,.

    nitip yh..
    http://ipanapi.wordpress.com/2011/03/25/iphone-style-in-your-symbian-new/

    sukurlah ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s