PUISI SEORANG ANAK YANG TERSIKSA, BASED ON TRUE STORY

Posted: 10 Februari 2011 in Catatan Runa ᔝ, Renungan Untuk Kita
Tag:, ,

Ini kisah nyata, dan jika anda tidak menceritakanya kembali. Maka anda tidak mempunyai hati..

Nama-ku Chris,
Umur-ku tiga tahun,
Mata-ku bengkak…

Aku tidak bisa melihat.
Aku pasti anak yg bodoh,
Aku pasti anak yg nakal,
Apalagi yg dapat membuat,
Ayahku menjadi marah.

Aku berharap, keadaanku lebih baik,
Aku berharap, aku tidak jelek,
Jadi mungkin ibu-ku,
Akan tetap mau memeluk-ku.

Aku tidak bisa melakukan kesalahan,
Aku tidak diperbolehkan bicara sama sekali,
Atau..Aku akan dikurung ,
Sepanjang hari.

Ketika aku bangun,
Aku sendirian,
Rumah ini sangat gelap,
Keluarga-ku tidak ada dirumah.

Ketika ibu-ku pulang ke rumah,
Aku mencoba untuk menjadi baik,
Jadi aku mungkin hanya mendapatkan,
Satu cambukan dimalam hari.

Aku barusan mendengar suara mobil,
Ayahku baru pulang,
Dari Diskotik….

Aku mendengar sumpah serapahnya,
Nama-ku dipanggilnya,
Aku menekan diriku sendiri,
Merapat kedinding.

Aku mencoba untuk sembunyi,
Dari mata jahatnya,
Aku sangat ketakutan sekarang,
Aku mulai menangis.

Dia menemukan-ku sedang menangis,
Memanggilku dengan kata-kata buruk,
Dia mengatakan kalau semua itu adalah kesalahan-ku,
Atas penderitaannya dikantor.

Dia menamparku dan memukulku,
Dan berteriak lebih banyak lagi kepada-ku,
Akhirnya aku dapat bebas,
Dan lari menuju kepintu.

Dia sudah mengunci pintunya,
Aku mulai berteriak histeris,
Dia menarik-ku dan melemparkan-ku,
Pada dinding kamar yang keras.

Aku jatuh kelantai,
Dengan tulang yang patah,
Dan ayahku masih melanjutkannya,
Dengan lebih banyak lagi kata kata kotor yang diucapkan.

“Maafkan Aku, Ayah” teriak-ku,
Tetapi itu sudah sangat terlambat,
Wajahnya sudah berubah,
Menjadi bentuk yang tidak bisa terbayangkan.

Penderitaan dan rasa sakit,
Lagi dan lagi…
Oh Tuhan, berikan belas kasihan-Mu,
Oh..Biarlah ini cepat berlalu.

Dan akhirnya Diapun berhenti,
Dan menuju ke pintu kamar,
Ketika aku terbaring disana, tanpa bisa bergerak,
Tergeletak dilantai.

Nama-ku Chris,
Umur-ku tiga tahun,
MalaM ini ayahku,
Membunuh-ku.

Dan engkau dapat menolong,
Memuakkan bagi jiwa-ku,
Jika engkau membaca ini,
Dan tidak memceritakannya kembali.

Aku berdoa untuk pengampunan-mu,
Ketika engkau akan menjadi,
Seorang yang tidak punya hati,
Yang tidak terpengaruh,
Oleh puisi ini.

Dan karena engkau terpegaruh,
Lakukan sesuatu…
Jadi Saudara semua, aku minta untuk melakukan sesuatu,
Ceritakan kembali kisah ini.

Awalnya aku pikir ini adalah surat berantai,
Dan aku tidak langsung mengirimkannya juga,
Tetapi sekarang aku sadar, bahwa ini adalah masalah yang penting.

Paling sedikit ada lima anak kecil di seluruh dunia yang meninggal karena penyiksaan.
Bantulah…Jika ada anak yang mendapat penyiksaan. Lakukan pertolongan sebelum terlambat.

Iklan
Komentar
  1. Heartless berkata:

    Like the hell I’d care 😉
    It’s just a hoax.

  2. Siti Latifah berkata:

    Kesempurnaan Itu Hnya Milik Allah !
    Maka Buat Org Tua Yg Memiliki Anak Yg Tak Sepurna Jngn La Kita Menyaiksa Nya Krna Sesungguh Nya Gada Mnusia Yg Sempurna , Dan Bgai Mna Pun Itu Adlah Dara Danging Nya Sendiri , Alangka Munak Nya Jika Org Tua Tak Mau Mengakuinya , Menyaiksa !

  3. Anonim berkata:

    Malam bagat nasip kmu yah

  4. Anonim berkata:

    seharusnya menjadi orang tua mengasihi anaknya bukan malah menyiksa anaknya apa sampai tega membunuh anak yang dari darah daging sendiri.

  5. putri dwi puspita ningrum berkata:

    astagfirullah orang tua macam apa itu tega membunuh anak’a sendiri dengan cara teragis.. jika aku tw mungkin aku langsung memukul kepala orang tua itu menggunakan vas bunga yang terbuat dari kaca.. setelah ku baca puisi ini aku sangat sedih.. ingin rasa’a melaporkan semua hal ini kepada yang lebih mengerti dan lebih adil..

  6. tya berkata:

    sungguh tega!!!!!!!!!!!!!
    tak menyangka orang tua menbunuh anaknya sendiri..

  7. bank bali berkata:

    itu akan jadi pelajaran bagi yg lain,,kita gak boleh lemah meskipun itu orang tua kita sendiri….kita bebas menentukan hidup kita n jangan sampai diperbudak……………..!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s