~ Mengapa Kita Berkeluh Kesah .. ???

Posted: 6 Januari 2011 in Catatan Runa ᔝ, Islam, Renungan Untuk Kita
Tag:, , ,

Kenapa sih aku ga cantik…

Kenapa sih aku ga tinggi…

Kenapa sih aku ga terlahir dari orang kaya…

Kenapa sih susah banget cari kerja…

Kenapa sih gajiku segini aja…

Kenapa sih aku belum nikah…

Kenapa sih aku belum dikaruniai anak…

Kenapa anakku bandel-bandel…

Kenapa aku menderita di masa tuaku…

dan seterusnya …

inilah potret hari-hari kita yang dihiasi keluhan-keluhan
(termasuk yg sering begini masih banyak khilafnya)

seolah-olah nikmat yang sudah Allah anugerahkan ke kita itu ga nampak malah bahkan terlupakan di list ingatan kita…

Sering kita tidak bisa merasakan kelezatan hidup karena tabiat keluh kesah kita,
sehingga nikmat yang begitu banyak tidak terlihat dan tidak bisa kita rasakan sampai ke hati.

Dan syukur yang biasa kita lakukan pun hanya kita lakukan saat kita mendapatkan hasil yang kita harapkan.

Dan ironisnya lagi saat nikmat-nikmat itu hadir semakin bertambah pula ketidakpuasan kita, mau lagi mau lagi yang lebih.

Dasar manusia ga ada habis-habisnya keinginannya.

Sementara saat hasil itu tidak sesuai harapan tetap aja kita bersedih, berkeluh kesah lagi dan ujung-ujungnya bisa jadi menyalahkan Allah SWT,
orang lain dan diri kita sendiri.

Padahal bisa jadi jika kita bisa”bersabar dan mencoba mensyukuri setiap proses”yang sudah kita jalani pasti kita akan mudah mengambil hikmahnya dan senyumpun bisa mengembang di bibir kita karena ternyata Allah SWT memberikan yang terbaik untukkita dengan memberikan sesuatusesuai keperluan kita dan hadirsaat kita siap menerimanya.

Ayo coba kita syukuri satu-satu dari beberapa proses hidup kita.

1. syukur akan kehadiran kita di dunia apapun bentuk fisik kita

coba saja kalau ibu kita tidak menghendaki kelahiran kita

coba saja kalau kita lahir kemudian Bapak Ibu kita sudah tiada

coba saja kalau kita lahir dari keluarga broken home

coba saja kalau kita lahir tidak sempurna (buta, tuli, dan cacat fisik lainnya)

-coba saja kalau kita lahir sempurna tapi kita membawa penyakit bawaan seperti diabetes dll

-coba saja kalau fisik kita sempurna tapi otak kita tidak sempurna

-coba saja kalau fisik dan otak kita sempurna tapi kita terlahir di lingkungan yang tidak baik

-coba saja kalau semuanya sempurna : kita lahir dari orang tua kaya, kita cantik dan cakep, pintar tapi kita menjadi orang sombong yang tidak disukai orang

2. syukur akan kasih sayang orang tua kita
-Ibu kita sudah mengandung 9 bulan dengan susah payah
-Ortu kita sudah memberi kita nama yang baik

-Ortu kita sudah berusaha merawat kita dengan mengerahkan seluruh kemampuannya dari dalam kandungan hingga kita dewasa tidak berhenti merepotkannya

-Ortu kita sudah berdoa untukkita tanpa kita tahu
-Ortu kita sudah memaafkan setiap kesalahan kita kepadanya sebelum kita memintanya

3. syukur akan pendidikan kita

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang putus sekolah karena tidak ada biaya

-coba lihat disana adek-adek kita yang harus mengais rupiah dijalan-jalan dengan pakaian dan makanan seadanya, bahkan sering mereka”dijahati”oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang sekolah dengan fasilitas seadanya karena bencana, sekolahannya rusak dan tidak ada biaya untuk membeli buku dan kelengkapan sekolah lainnya

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang negaranya masih dalam perang, jangankan sekolah tempat tinggal pun tak aman

4.syukur akan pekerjaan kita

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang masih hidup dibawah garis kemiskinan, jangankan tempat tinggal untuksesuap nasi saja mereka masih harus mengais dari tempat sampah

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang masih menganggur karena sedikitnya lapangan kerja dan tidak sesuainya kemampuan mereka dengan pekerjaan yang ada

-coba lihat disana para TKI yang disiksa demi segepok uang untuk keluarganya

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang kena PHK

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang kena kecelakaan kerja

5. syukur dengan kesendirian kita,
kenapa musti meratap belum ketemu jodoh
(ini nasihat khusus buat zie sendiri)

-mari kita isi waktu kita dengan banyak beraktivitas positif seperti OR, menggali ilmu dan pengalaman hidup
-mari belajar bersabar
-mari belajar bersyukur akan nikmat-nikmat Allah SWT yang lain
-mari cari banyak sahabat barangkali salah satu diantara mereka adalah jodoh yang terbaik dari Allah SWT untuk kita

-mari selalu ceria biar ga cepet tua, repot kan kalau nanti saatnya ketemu jodoh muka kitalebih tua dari umur kita hehehe

6. syukur akan pendamping hidup

-coba bagaimana perasaan saudara kita yang belum juga Allah SWT pertemukan dengan jodohnya, sementara orang tua dan lingkungannya menuntutnya tetapi dia tidak tahu harus bagaimana

-coba bagaimana perasaan saudara kita yang dipaksa menikah dengan pendamping hidup yang bukan pilihannya

-syukuri bagaimana proses bertemu dengan pendamping hidupmu

-A menikah dengan B iri terhadap pernikahan C dengan D , padahal kalau misalnya ditukar A dengan C atau B dengan D juga belum tentu bahagia

7. syukur belum dikaruniai anak
-sudah siapkah Bunda mengandung dalam susah payah?

-sudah siapkah Ayahanda
mendampingi Bunda dalam susahpayahnya?

-sudah siapkah menyambut kehadirannya dengan suka cita,
apapun nanti yang Allah SWT beri?

-sudah siapkah mendidiknya menjadi anak sholeh sholehah

-sudah siapkan membiayai segala kebutuhannya

-sudah siapkah dimintai pertanggung jawaban diakhirat kelak?

8. syukur dengan anak-anak kita

-coba bagaimana perasaan saudara kita yang belum dikaruniai anak

-coba bagaimana perasaan saudara kita yang anaknya tidak sempurna

-coba bagaimana saudara kita yang harus banting tulang untuk membiayai anak-anaknya dengan himpitan ekonomi

-coba bagaimana saudara kita yang anak-anaknya terlalaikan karena kesibukan kerja

-coba bagaimana saudara kita yang harus bekerja jauh dari keluarga sehingga bertemu anak adalah sebuah harapan yang tertunda

-coba bagaimana jika anak pergi mendahului ayah bundanya,
sementara ayah bundanya belum banyak meluangkan waktu untuk memberi kasih sayang

-coba bagaimana jika di sekolah anak sedih melihat temannya yang diantar jemput dan selalu didampingi ayah bundanya saat dia membutuhkannya Ini hanya sepenggal pertanyaan yang sering tidak terjawab bahkan terabaikan karena keluh kesah kita …

semoga kita senantiasa menjadi hamba yang segera tersadar jika kita sudah mulai kufur nikmat dan lupa bersyukur akan setiap desah nafas, kedip mata, aliran oksigen dalam darah, aliran darah, dan begitu banyaknya nikmat Allah SWT.

Oleh : Muhammad Al-Zahra Al-Farisy

Iklan
Komentar
  1. subhanallah… makasih sepagi ini sdh mengingatkan saya … smoga ini memacu saya utk slalu bersyukur dg apa yg telah diberikan-Nya utk saya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s